Total Tayangan Halaman

Minggu, 08 Januari 2012


jgufufyPLTG


Oleh : Reza Adhy Pradana_200912018
        Departement of Mechanical Engineering STT PLN

        PLTG adalah pembangkit listrik yang pada dasarnya menggunakan bahan bakarnya adalah gas. Tetapi kebanyakan di Indonesia lebih memilih PLTU karena dilihat dari effisiensi dan harga penjualan listriknya. Di PLTG memiliki effisiensi yang rendah dibandingkan PLTU karena udara panas atau gas yang dibuang oleh turbin gas masih memiliki kalor yang cukup tinggi. Oleh karena itu biasanya dibuatlah combine cycle menjadi PLTGU.
          Dasar teknologi turbin gas adalah pemanfaatan energy dari gas bersuhu tinggi hasil pembakaran campuran bahan bakar dengan udara tekan. Udara tekan dihasilkan oleh kompresor yang menyerap 2/3 (dua per tiga) daya yang dihasilkan oleh turbin. Udara yang dihasilkan oleh kompresor digunakan untuk
          - 20 – 30 % sebagai udara pembakaran
          - 70 – 80 % sebagai pendingin, antara lain
-    Sebagai pendingin gas hasil pembakaran, agar suhunya bisa diterima oleh material turbin.
-    Sebagai pendingin material ruang bakar.
-    Sebagai pendingin sudu-sudu turbin.

          Komponen-komponen utama PLTG adalah kompresor, ruang bakar, turbin gas dan generator. Pada kompresor sebenarnya bekerja hampir sama dengan pompa, tetapi pada kompresor yang dihisap adalah udara sedangkan pompa yang dihisap adalah air. Di kompresor udara dari atmosfer dikompres sehingga tekanan dan suhu menjadi naik disinilah terjadi proses kompresi udara.
          Setelah udara dikompresi, udara yang telah berkompresi bercampur dengan bahan bakar (gas atau solar) di ruang bakar atau hot chamber.. Di hot chamber terjadi proses pembakaran dengan suhu dan tekanan tetap. Ada PLTG yang berbahan bakar bukan gas tetapi berbahan bakar cair (liquid), karena mempertimbangkan harga penjualan listrik dan harga bahan bakar itu sendiri.
          Di turbin terjadi proses ekspansi dimana tekanan dan suhu turun karena gas telah digunakan untuk memutar sudu-sudu turbin. Turbin mengubah energy panas gas yang berasal dari hot chamber menjadi energy mekanik. Turbin yang berputar akan memutar generator yang mengubah dari energy mekanik menjadi energy listrik.

Keuntungan PLTG :
1. Ringan
2. Waktu Start yang relatif singkat
3. Tidak memerlukan air pendingin
4. Masa pembangunan yang 1-2 tahun
5. Murah
6. Dapat ditempatkan disegala lokasi
7. Keandalan tinggi, karena alat bantunya sedikit sehingga kemungkinan kerusakan juga kecil.
8. Bisa diremote (dikendalikan dari jauh)
9. Memungkinkan dipasang secara mobile

Kelemahan PLTG :
1.  Efisiensi rendah, 25 – 32 %
2.  Umurnya pendek.
3.  Daya mampunya sangat dipengaruhi oleh kondisi udara atmofer.
4.  Biaya pemeliharaan mahal, karena harga sudu-sudunya tinggi atau mahal
5.  Kapasitas kecil, maksimum sekitar 200 MW
6.  Harga bahan bakar tinggi, karena memerlukan bahan bakar kualitas tinggi

Tidak ada komentar: