Total Tayangan Halaman

Sabtu, 10 November 2012

SEMANGAT JUANG MEMBAWA KEPADA KEJAYAAN HMM


Dalam perjalanannya tidak mudah membangun suatu organisasi (HMM) yang pada dasarnya tidak ada warisasan apapun kecuali dengan modal semangat dan kegilaan. Kenapa demikian, karena kalau tidak ada kedua sifat itu mungkin HMM sekarang masih tertidur nyenyak diantara kebisingan suara-suara mahasiswa yang haus akan semangat pergerakan mahasiswa. Masih terbayang-bayang jejak-jejak kejayaan HMM dahulu yang membuat kami terpuruk dan lupa bahwa kita berada dibawah sekarang.Jangankan terbayang, bahwa kita sadar akan posisi sekarang aja kita tidak tahu. Kalau saya pribadi boleh memberi tanggapan akan HMM adalah batas kejayaan HMM dahulu yang dibangun oleh angkatan-angkatan sebelumnya telah dihancurkan dan dirusak oleh perbuatan kita sendiri. Kita lupa dan kita egois hanya melihat sisi mesin dari mental (preman) dan ke-sok jagoanan kita. Apa bedanya kita dengan preman dipasar kalau cara kita seperti ini terus alias konsistensi negatif yang didapat.


Layaknya Indonesia bahwa kita masih membayangkan kejayaan Indonesia dahulu oleh para tokoh-tokoh mumpuni seperti Bung Karno, Bung Hatta dan Bung Syarir. Saudara-saudaraku terbangunlah dari mimpi kita sekarang, bangunlah karena kita telah berlama-lama bermimpi. Itulah yang dirasakan kita di HMM yang masih terbayang-bayang sejarah kesuksesan HMM dahulu. Kita mungkin kenyang didoktrin dengan cerita-cerita para senior kita dahulu yang telah sukses diorganisasinya sampai bisa mendongkrak popularitas HMM. Menggadaikan kenyataan akan keberadaan HMM sekarang mungkin telah kita lakukan selama ini. Melakukan hal-hal yang salah dan terus kita ulangi seterusnya.


Kata-kata solidarity forever begitu melekat ditelinga kita dan merasuk ke otak. Apa sih solidarity itu dan apakah benar kita telah memahami arti itu sebenarnya. kalau kita sudah benar-benar memahami kenapa kita mengahancurkan arti tersebut dengan menghacurkan HMM dan apatis terhadapnya. Ingat sahabatku solidarity bukan saja hubungan antara manusia dengan manusia, tetapi juga manusia terhadap organisasi (HMM). Tanpa SDM yang baik organisasi tidak akan berjalan dan tanpa Organisasi yang baik kita tidak dapat menjadi SDM yang berkualitas. Artinya adalah kedua peran tersebut sama pentingnya antara SDM (civitas S1 Mesin) dengan HMM. Tanpa keduanya nihil bisa menciptakan kader-kader yang baik dan berkualitas nantinya.


Mendidik dengan sebuah ketegasan atau mental adalah baik ,tapi kita harus perhatikan juga adalah mendidik dengan mental yang berkarakter kuat sehingga menciptakan kader-kader yang berkualitas. Ini adalah tugas kita bersama menciptakan kader-kader yang tangguh bukan hanya dari segi mental dan fisik tetapi juga dari segi non akademik seperti organisasi. Saya ingat betul betapa sulitnya membangun HMM. Dari bocah ingusan dengan modal semangat dan kegilaan itu tadi, kami belajar organisasi kesana-kemari dan hanya satu tujuan kami yaitu, ingin melihat HMM itu jaya seperti jargon yang sering kita teriakkan. Cita-cita yang sederhana tapi sulit untuk diperjuangkan. Butuh kurang lebih 3 tahunan perjuangan hingga kita dapat mengambil alih nakoda di HMM. Merelakan waktu istirahat dan bermain dengan teman-teman hanya untuk membuktikan bahwa HMM dan mesin itu masih ada keberadaannya dikampus. Benar-benar berusaha keras sampai akhirnya HMM itu dibawah kendali kita dan kita mulai dari bawah kembali untuk menata HMM.




Tidak ada orang-orang yang benar-benar mau dan kuat mental untuk merubah HMM lebih baik kalau bukan karena kita masih cinta dan solidarity terhadapnya. Saya bersyukur karena dihadiahkan orang-orang hebat disekitar saya seperti anak-anak mesin. Tanpa kalian mungkin HMM masih tertidur nyenyak diantara suara-suara bising mahasiswa yang haus akan pergerakan mahasiswa. Mudah-mudahan semangat kita dan kecintaan kita terus meningkat untuk menciptakan HMM yang Jaya dengan kaderisasi yang berkualitas. 


Terima kasih atas segala bantuan dan dukungan kalian. Kalau saya pribadi boleh mengatakan bahwa saya tidak akan pernah menyesal kenal dengan kalian semua orang-orang hebat. Pesan saya untuk kita dan HMM adalah jangan pernah terputus sifat solidarity dan majukan HMM. Buktikan bahwa mesin itu ada dikampus, bukan sekedar jago berkelahi tetapi juga jago berorganisasi.


Mohon maaf apabila terdapat salah-salah kata dalam penulisan. Tujuan menulis ini adalah semata-mata untuk memotivasi kita bersama untuk kejayaan HMM kedepannya.

Tidak ada komentar: